BBRMP Sulbar Audiensi dengan Bupati, Dorong Pertanian Modern, PM-AAS Di Polewali Mandar
POLEWALI MANDAR — Upaya percepatan modernisasi sektor pertanian terus digencarkan oleh Kementerian Pertanian melalui berbagai program strategis. Salah satunya diwujudkan melalui audiensi antara Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat bersama Bupati Polewali Mandar yang dilaksanakan dalam rangka memperkuat sinergi dan dukungan pemerintah daerah terhadap implementasi program Pertanian Modern Agricultural Advanced System (PM-AAS)
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BBRMP Sulawesi Barat, penanggung jawab Program PM-AAS beserta tim, Ketua Kelompok Substansi Penyuluhan Provinsi, serta para penyuluh pertanian tingkat kabupaten. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyampaikan rencana pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian yang mengusung konsep pertanian modern berbasis teknologi, efisiensi, dan peningkatan produktivitas.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa Program PM-AAS merupakan pendekatan pengelolaan usaha tani yang mengintegrasikan penggunaan alat dan mesin pertanian modern, penerapan teknologi digital, manajemen budidaya yang presisi, serta penguatan kelembagaan petani. Program ini bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi, menekan biaya operasional, serta menciptakan sistem pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim dan tantangan global.
Untuk Kabupaten Polewali Mandar, program ini akan dilaksanakan pada lahan seluas 100 hektar yang berlokasi di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo. Kawasan ini dinilai memiliki potensi yang sangat baik untuk pengembangan pertanian modern berbasis kawasan, sehingga diharapkan dapat menjadi percontohan (pilot project) bagi wilayah lainnya di Sulawesi Barat.
Bupati Polewali Mandar dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di Polewali Mandar, sehingga setiap program yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani akan selalu menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Kami sangat menyambut baik program ini, terlebih karena sebagian besar masyarakat Polewali Mandar menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian. Kehadiran program pertanian modern seperti ini tentu menjadi peluang besar untuk meningkatkan hasil dan kesejahteraan petani kami,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala BBRMP Sulawesi Barat menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh stakeholder terkait di lapangan.
“Kami berharap melalui Program PM-AAS ini, Polewali Mandar dapat menjadi salah satu model pengembangan pertanian modern di Sulawesi Barat. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan keterlibatan aktif penyuluh serta petani, kami optimis program ini akan berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produksi dan kesejahteraan petani,” ungkapnya.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran Polewali Mandar sebagai salah satu sentra pertanian unggulan di Sulawesi Barat.